Minggu, 23 September 2018


AUTOBIOGRAFI

Nama ku adalah Dian Putri Cahyani, aku merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Aku kelahiran tahun 1997 pada tanggal 25 Oktober disebuah desa kecil yaitu desa Gunung Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang. Aku mempunyai seorang ayah yang bernama Tomo Sutimin dan Ibu yang bernama Nur Rohmawati. Kedua orangtua ku bekerja sebagai seorang buruh. Aku juga mempunyai seorang adik laki-laki yang bernama Dian Restu  Romadhon. Dia adalah satu-satunya adik yang paling aku sayang. Waktu aku kecil aku dibesarkan di tempat kelahiran ayahku di desa Sumogawe Kecamatan Getasan Kabupaten semarang sampai aku menginjak umur lima tahun.
Di usia ku yang kelima ini aku sering melihat anak-anak kecil setiap pagi berbondong-bondong pergi ke sekolah setiap aku sedang bermain di depan rumah sehingga aku meminta Ibu untuk mengajak ku ke sekolah. Di hari berikutnya Ibu ku mengajak ku ke sebuah TK di desa ku yaitu TK Setyo Rini untuk mendaftarkan ku sekolah. Aku merasa senang sekali bisa sekolah dan di sekolah aku mendapatkan teman banyak. Di TK aku diajari belajar menggambar dan bernyanyi bersama-sama. Lima bulan aku sekolah di TK, kemudian aku pindah ke desa kelahiranku yaitu desa Bantal dan aku kembali sekolah di TK Melati Siwi, namun di TK ini aku hanya sekolah selama dua minggu. Alasan ku waktu itu karna aku ingin segera masuk SD karena disana aku akan diajari menulis dan membaca. Hingga akhirnya aku bicara sama Ibu untuk memasukkan aku ke SD.
Enam tahun adalah usia ku waktu itu dan aku pun duduk dibangku SD kelas 1. Aku merupakan murid paling kecil diantara teman-teman ku yang lain, tetapi aku tidak pernah merasa malu dan aku terus belajar dengan giat. Waktu aku duduk dibangku kelas lima SD aku mengikuti kegiatan pramuka bersama teman-teman yang lain. Pada saat hari pramuka tanggal 14 Agustus di kecamatan ku diselenggarakan kegiatan pramuka yang dilaksanakan dilapangan SMK N 1 Bancak dan aku pun mengkutinya bersama teman-teman yang lain. Lomba demi lomba aku ikuti dan mendapatkan juara-juara bersamaa teman-teman ku. Sejak kegiatan itulah aku mulai menggemari kegiatan pramuka. Saat aku duduk di kelas enam, sejak itu aku berhenti mengikuti kegiatan pramuka dan sibuk belajar untuk mengikuti Ujian Nasional. Setiap hari aku belajar dengan serius dan selalu mengikuti les. Stiap pulang sekolah dan malam hari, serta setiap malam minggu aku mengikuti mujahadah rutinan di desa ku. Akhirnya saat Ujian Nasional aku mendapat peringkat lima dari kelas ku, memang buat ku  itu belum terlalu puas dengan hasil tersebut, tetapi aku merasa senang karena setidaknya aku bisa masuk lima besar.
Lulus dari SD aku mempunyai keinginan untuk melanjutkan sekolah dan tinggal di pesantren, ibuku pun menyetujuinya. Hingga akhirnya aku mendaftar di salah satu SMP yaitu SMP N 1 Bringin dan tinggal di Pondok Pesantren Miftahul ‘ullum. Di pesantren aku diajari mengaji Al-Quran serta hadist. Aku juga sering di ajari bagaimana membangun karakter sebagai seorang santri. Selama tiga tahun aku tinggal di pesantren. Aku memang jarang pulang, biasanya satu bulan hingga dua bulan sekali. Hari-hariku aku habiskan di pesantren bersama santri-santri lain. Lalu Selama aku duduk di bangku SMP aku tidak terlalu unggul dalam bidang pelajaran, namun aku selalu belajar dengan baik. Selama aku di SMP aku mengikuti kegiatan yang aku sukai sejak aku duduk di bangku Sekolah Dasar, yaitu kegiatan pramuka. Waktu kelas tujuh aku aktiv dalam kegiatan pramuka di sekolah tetapi aku juga tidak meninggalkan kewajiban ku di pesantren.
 Waktu aku duduk di kelas delapan, aku kembali mengikuti kegiatan pramuka hingga aku kelas sembilan semester pertama. Dalam kegiatan pramuka di SMP ku aku merasa senan dan tertantang, saat pelantikan sebaga Dewan Kepemimpinan Penggalang (DKP) semua anggota calon DKP di kumpulkan di lapakan tengah malam... dan melaksanakan kegiatan renungan malam serta mencari manggar di tengah-tengah kuburan. Dan semua itu membuat saya merasa lebih berani ketika saya harus keluar malam sendirian.Pada saat semester dua kelas sembilan aku kembali fokus untuk mengikuti Ujian Nasional. Saat detik-detik ujian aku merasa takut, dan kurang percaya diri, tetapi aku selalu yakin kalau aku bisa mengerjakan ujian dan hasilnya cukup baik. aku merasa senang bisa lulus dengan nilai yang cukup baik. Setelah aku lulus SMP aku juga keluar dari pesantren, dan untuk sementara aku di rumah samil menunggu penerimaan siswa baru.
Selesai sekolah SMP, aku disuruh ibu untuk melanjutkan sekolah ke SMA tetapi aku menolaknya. Aku ingin melnjutkan sekolah ke SMK karena selain aku kembali belajar aku juga bisa mempunyai ketrampilan dan siap untuk kerja. Awalnya setelah lulus aku mendaftar ke sebuah SMK 1 Swasta di salatiga mengambil jurusan otomotif dan aku mendapat dukungan dari ayah ku, selain itu aku juga mendaftar ke SMK N 1 Bancak mengambil jurusan Tata Busana. Saat pengumuman penerimaan siswa baru aku di terima seemuanya, tetapi aku disuruh memilih di SMK 1 Swasta salatiga sambil di pesantren lagi atau di SMK N 1 Bancak tapi jurusan Tata Busana. Hingga akhirnya aku memilih di SMK N 1 Bancak karena aku tidak mau tinggal di pesantren lagi dan bagi ku 3 tahun sudah cukup buat ku untuk tinggal di pesantren waktu di SMP.
Selama aku dduk di SMK aku mendapatkan banyak teman baru dari berbagai desa, kecamatan, bahkan kabupaten. Awal aku masuk di SMK aku mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS) selama hampir dua mingu. Satu minggu pertama ku hanya di ajarka PBB serta latihan fisik, dan saat memasuki minggu ke dua aku melaksanakan kegiatan seperti pengenalan sekolah, materi dasar yang akan saya peroeh dan hari terakhir aku mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama dua hari. Setelah itu aku mengikuti pembelajaran seperti biasa.
Awalnya aku tidak paham apa-apa tentang juusan tata busana, tetapi aku berusaha untuk terus belajar, dari dasar-dasar menjahit, cara mendesain busana, cara menggambar tubuh. Selain terus belajar untuk memahami jurusan yang aku ambil, aku kembali aktiv di kegiatan pramuka. Namun aku merasa aneh saat aku  masuk dalam organisasi Pramuka di sekolah ku, pembina pramuka ku yang bernama M.Zaenudin sering sekali melakkan hal-hal aneh yang membuatku bertanya-tanya. Namun aku tetap mengikutinya dengn senang bersama teman yang lainnya. Kejailan dan kekonyolan pun slalu tercipta disela-sela keseriuan kita. Hingga akhir semester sebelum kenaikan kelas pihak sekolah pun mengadakan acara persami yang dilaksanakan di bumi perkemahan senjoyo.
 Di sana aku kembali memperoleh pengetahuan serta usaha untuk mecapai apa yang di inginkan. Panas hujan slalu aku lewati untuk memperoleh apa yang harus ak peroleh. Setelah itu aku naik ke kelas sebelas. Waktu aku duduk di kelas sebelas di SMK ku mengadakan acara PKL (praktek kerja Lapangan) atau PRAKRIN yang wajib di ikut oleh siswa kelaas sebelas sebagai syarat kenaikan kelas selama tiga bulan. Tiga bulan itu kita tidak mengikuti pembelajaran seperti biasa tapi kita seperti magang di sebuah butik karna jurusan ku adalah tata busana. Aku pun memilih butik di salatiga yaitu Kartika Dewi Bridal. Di sana aku mendapat banyak ilmu baru, dari membuat gaun pestaa , penganti, hingga merias pengantin. Butik tempat aku PKL merupakan salah satu butik ternama di kota salatia. Selama tiga bulan aku PKL. Akhirnya Selesai kegiatan PKL aku kembali mengikuti pembelajaran seperti biasanya. Pelajaran tata busana ini aku di ajarkan cara memuat busana wanita dan pria yang berbagai macam jenis.
Di kelas dua ini aku juga mengikuti kegiatan pramuka tingkat pandega. Seleksi calon Bantara pun sangat ketat. Dari mulai mencari jejak di tengah hutan tanpa membawa bekal sedikitpun selam kurang lebih sembilan jam. Hingga harus memakan hewan hidu-hidup telah aku lakukan. Semua itu aku lakukan hanya karna aku igin mengikuti pamuka. Dan akhirnya aku pun terpilih sebagai anggota bantara. Tugas kami sebagai bantara hanya membantu pembina ssat pramuka berangsung, namun terkadang kegiatan ramuka di ambil alih oleh bantara. Dan semua itu berjalan dengan lancar.
Tiba saatnya Liburan semester awal kelas sebelas anggota pramuka kelas sebelas mengadakan keegiatan long much sepanjang 35 km yang dimulai dari SMK dan berakhir di bumi perkemahan senjoyo, dalam waktu tempuh 12 jam yang dimulai pada pukul 08:00 WIB dan selesai pada pada pukul 20:00 WIB. Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan tidak akan aku lupakan. Berjjalan sepanjang 35 km menurutku sangat menantangku. Perjalan itu pun aku dan teman-teman ku nikmati dengan senang hati. Rasa lelah pun srasa tak terasa melihat semangat teman-teman ku yng sangat besar. semua itu terasa rigan aku jalani karna adanya teman-teman ku yang slalu merasa senang dan ikhlas menjalaninya.
Seteah tiba di senjoyo kami pun membersihkn badan dan beristirahat. Hingga keesokan harinya perjalanan pun di lanjutkan menuju desa Bandungn yaitu Candi gedung songo. Perjalanan kesana kami menaiki truk, sepanjang perjalanan pun kami bernyanyi berteriak dan bersenang-senang. Hingga kami tidak sadar bahwa kami telah sampai di tujuan. Di sana kita senang-senang dan menghilangka rasa lelah. Sarapan pagi pun tak kami lupakan karena dari semalaman tidak makan. Setelah semua merasa cukup. Kai pun kembali ke sekolah. Badan terasa emas dan tenaga pun terkuras habis. Setelah sampai rumah aku pun tidur seharian untuk menghilangkan lelah.
 Liburan semester teah usai, aku pun kembali memulai pembelanjaran seperti biasa. pembelajaran biasanya berlangsung selama satu bulan tiga puluh hari, setelah itu aku memenuhi tugas akhir yaitu menyelesaikan laporan PKL . tes  kenaikan kelas pun sudah di depan mata aku kembali mempersiapkan diri dan fikiran ku untuk menghadapi Ulangan Kenaikan Kelas dan akhirnya semua kembali berjalan lancar. Aku masuk sepuluh besaar dalam UAS meski tidak mengikuti tiga besar tapi aku merasa senang.
Kini aku duduk di kelas dua belas dikelas inilah aku menentukan nasib ku bertahan di SMK atau lulus dengan nilai baik. Di sini aku akan banyak menghadapi banyak ujian mulai dari latihan-latihan soal, try out, ujian praktek, ujian sekolah, dan ujian nasional. Menurut ku ujian praktek tata busana ini yang paling sulit membuat satu stel busana kerja dalam waktu 24 jam, tetapi aku berusaha untuk menyelesaikannya. Begitupun juga ujian praktek lainnya dan ujian nasional juga sulit buat ku, tetapi aku berusaha untuk menyelesaikannya dengan baik hingga aku lulus dengan nilai yang cukup baik.
Selama di SMK inilah aku belajar dari yang belum aku bisa sampai aku mengerti dari dasar busana hingga desainnya. Selama aku di SMK aku di ajari banyak hal dari membuat busana bayi, busana anak, busana wanita, busana pria, busana kerja, busana pesta, dan gaun. Hasil yang paling membuat aku bangga saat aku membuat gaun pesta tradisional dengan desain yang aku buat sendiri, dengan tema (Ratu Pantai Selatan.dan hasilnya pun dipamerkan saat acara wasanawarsa.
Saat wasana warsa berlangsung aku serasa tak ingin datang ksekolahan, karna aku harus melihat ibu ku terbaring lemas di rumah sakit. Hari itu aku tak ingin melakukan apapun selain menunggu ibu ku, untuk beranjak keluarpun aku tak sanggup. Namun ibu ku slalu membujukku untuk datang ke acara wasanawarsa kelulusanu bersama bapakku. Ini buka keinginanku meski aku dinytkn lulus tai semua itu tak membut ku merasa senang dan bangga karena aku harus meliht ibuk sakit. Namun senangnya aku melihat ibuku tersenyum dan berkata, “aku bangga dengan mu nak, selamat atas kesuksesaanmu. Kini tiba waktunya kamu kembali mengejar impianmu”,ujar ibuku.
Lulus dari SMK aku berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ku ke jenjang perguruan tinggi. Sebelumnya aku pernah mendaftar di beberapa kampus di Salatiga, yaitu AKBID ARRUM dan IAIN Salatiga. aku berkeinginan untuk menjadi seorang dokter karna itu adalah cia-cita ku sejak aku duduk di bangku sekoah dasar, tetapi cita-cita itu tidak jadi kesampaian karna kurangnya dukungan dari orangtua ku. Hingga akhirnya aku memilih untuk melanjutkan sekolah ku ke slah satu perguruan tinggi swasta di Semarang yaitu Universitas PGRI Semarang. Aku memilih perguruan tinggi ini agar aku bisa menjadi seorang guru, dan di kampus ini aku mengambil prodi Bahasa Indonesia. Alasan ku mengambil prodi ini karna saya menganggap prodi ini begitu sulit untuk saya pahami dan mengerti. Di kampus ini lah aku kembali menemukan teman baru dari berbagai daerah. Dan selama beberapa tahun kedepan aku akan memperdalam ilmu pengetahuan ku tentang bahasa, agar aku mampu menggapai cita-cita ku menjadi seorang guru engan tekat yang kuat, doa, serta dukungan dari orang tua.

Senin, 12 September 2016

Senin, 12 September 2016

Penulisan Media Massa 

Tugas

1.  Tanggal 12 September 2016
  • Membuat Blogger (Blogspot, Wordspot)
  • Format : Nama Lengkap, Kelas, NPM, Alamat blog.